√ Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri-Ciri, Faktor dan Jenisnya

Posted on

Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri-Ciri, Faktor dan Jenisnya – Dalam lingkungan hidup di sekitar kita terdapat istilah bioma atau ekosistem besar.

Ada 7 jenis bioma yang keberadaannya tersebar di seluruh belahan bumi.

Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri-Ciri, Faktor dan Jenisnya

Apa sajakah jenis bioma tersebut? Mari baca penjelasan selengkapnya.

Pengertian Bioma

Bioma secara geografis dan iklim diartikan sebagai sebuah wilayah yang memiliki kesamaan sifat iklim dan atau geografis, misalnya tumbuhan, komunitas, organisme tanah, hewan, virus juga bakteri. Bioma dikenal juga dengan ekosistem. Pengertian lain dari bioma yaitu suatu ekosistem besar yang di dalamnya terdapat hewan dan tumbuhan yang khas.

Pada beberapa belahan bumi memiliki jumlah makhluk hidup dan makhluk tak hidup yang berbeda-beda dan hal itu menjadi dasar pembagian bioma. Selain itu, penentuan bioma dilakukan dengan melihat struktur tumbuhan (misalnya rerumputan, pohon dan semak), jarak antar-tumbuhan, jenis daun serta iklim. Bioma tidak seperti klasifikasi tumbuhan dan hewan yang didasarkan pada genetik, kesamaan sejarah dan taksonomi.

Fungsi Bioma

Fungsi dari bioma, antara lain :

  1. Bioma mempermudah pelaksanaan tata populasi.
  2. Melalui bioma, kita dapat mengetahui jenis hewan dan tumbuhan menurut cara hidupnya untuk beradaptasi dengan lingkungan.
  3. Bioma mempermudah pelaksanaan pendataan jenis-jenis flora dan fauna.
  4. Bioma memudahkan proses klasifikasi flora dan fauna yang baru ditemukan.

Ciri-Ciri Bioma

Ciri-ciri dari bioma, antara lain :

  1. Bioma membentuk interaksi lingkungan, misalnya iklim, air, organisme dan tanah di suatu wilayah.
  2. Bioma merupakan komunitas klimaks, yaitu kumpulan populasi-populasi beragam yangn menandakan wilayah tersebut terdapat bentuk vegetasi utama yang mendominasi.
  3. Bioma adalah komunitasi yang tetap (stabil), terkecuali di wilayah tersebut terjadi fenomena yang bisa mengganggu stabilitas komunitas.
  4. Pemberian nama bioma biasanya didasarkan pada vegetasi yang dominan.
Baca Juga:  √ Pengertian Laut, Sejarah, Klasifikasi dan Manfaatnya Lengkap

Faktor yang Memengaruhi Bioma

Faktor-faktor yang bisa memengaruhi bioma, antara lain :

  1. Letak geografis
  2. Curah hujan
  3. Iklim
  4. Intensitas cahaya matahari

Macam-Macam Bioma

Berikut adalah macam-macam dari bioma:

Bioma Stepa

Bioma stepa dikenal juga dengan padang rumput adalah jenis bioma yang tumbuhan utamanya adalah rumput. Jenis bioma stepa tersebar di wilayah dengan curah hujan tinggi di sepanjang iklim sub tropis dan tropis. Bioma stepa tersebar di berbagai belahan dunia, yaitu Gurun Sahara (Afrika Utara), Padang Gibson (Australia), Campos (Brazil), Takla Makan (Asia), Great Basin (Amerika Serikat) hingga Argentina.

Bioma yang ada di Indonesia terdapat di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, Jogjakarta dan Nusa Tenggara Barat. Bioma stepa memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Mempunyai tingkat deflasi yang tinggi.
  2. Tanahnya berupa pasir tandus sebab tidak mengandung air.
  3. Saat siang hari suhu udara mencapai 45o dan 0o di malam hari.
  4. Curah hujannya sangat rendah hanya sekitar 25 mm/ tahun.
  5. Rendahnya curah hujan membuat kelembaban udara begitu rendah.
  6. Penguapan (transpirasi) tumbuhannya tinggi, lebih cepat dari hujan (presipitasi) sebab udaranya kering dan lambatnya tingkat penyerapan.

Bioma Tundra

Bioma tundra adalah bioma di wilayah lingkar Arktik, Greenland, kutub utara dan sebagian kutub selatan. Tidak terdapat pepohonan di bioma tundra, yang ada hanya lumut dan rumput-rumput kecil. Secara iklim, bioma tundra terdapat di wilayah dengan iklim es abadi (ET) serta beriklim tundra (ET). Bioma tundra mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Wilayahnya diselimuti es atau salju.
  2. Memiliki musim dingin yang lama dan gelap. Musim panasnya sebentar dan terang.
  3. Usia tumbuhannya hanya 30 sampai 120 hari saja.

Bioma Taiga

Bioma taiga termasuk dalam bioma yang paling luas di antara bioma lainnya. Bioma taiga adalah hutan yang hanya terdapat satu spesies saja di dalamnya seperti konifer, pinus dan semacamnya. Hanya terdapat tumbuhan basah dan semak dalam jumlah sangat kecil dan hewan yang hidup di sana misalnya beruang, moose, serigala, rubah dan burung yang pada musim gugur akan bermigrasi ke selatan.

Baca Juga:  √ Pengertian Geografi Sosial Menurut Para Ahli dan Contohnya

Bioma taiga berada di belahan bumi utara, seperti Kanada dan Rusia. Bioma taiga memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Musim dingin berlangsung cukup lama dan musim kemaraunya hanya sebentar (kurang lebih 1 sampai 3 bulan).
  2. Tanah akan menjadi es hingga kedalaman 2 m di bawah permukaan tanah saat musim dingin.
  3. Hanya 2 sampai 3 jenis tumbuhan saja yang bisa hidup.
Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri-Ciri, Faktor dan Jenisnya
Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri-Ciri, Faktor dan Jenisnya

Bioma Gurun

Bioma gurun atau padang pasir adalah wilayah yang mempunyai curah hujan kurang lebih 25 mm/ tahun. Bioma gurun dipandang mempunyai kemampuan sangat kecil dalam mendukung adanya kehidupan dibandingkan dengan wilayah yang lebih basah.

Tetapi, jika lebih dicermati, bioma gurun mempunyai kehidupan tersembunyi terutama di siang hari guna menjaga cairan tubuh. Wilayah gurun terdapat kurang lebih sepertiga wilayah bumi. Bioma gurun mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Curah hujannya hanya kurang lebih 25 mm/ tahun
  2. Tingginya proses evaporasi dan lebih vepat dibandingkan hujan (presipitasi).
  3. Tingginya tingkat deflasi.
  4. Perbedaan suhu siang dan malam yang mencolok, yaitu siang hari mencapai 45o dan malam hari 0o.
  5. Kelembaban udaranya rendah dan pasirnya tandus karena tidak bisa menampung air.

Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis berupa hutan basah yang bisa ditemukan di wilayah sekitar khatulistiwa dengan posisi lintang 0o-10o ke arah selatan dan utara khatulistiwa. Hutan hujan tropis berada di iklim tropis dan curah hujannya tinggi. Beberapa hutan hujan tropis berada di Australia, Afrika, Kepulauan Pasifik, Amerika Selatan, Meksiko dan Amerika Tengah. Bioma hutan hujan tropis mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Curah hujannya tinggi lebih dari 2.000 mm/ tahun.
  2. Tinggi pohon utamanya kurang lebih 20-40 m.
  3. Mendapat cukup cahaya matahari namun tidak sampai dasar hutan.
  4. Cabang pohon berdaun lebat, lebar dan hijau sepanjang tahun.
  5. Memiliki iklim mikro di sekitar permukaan tanah atau di bawah kanopi.
Baca Juga:  √ Pengertian Perubahan Iklim dan Iklim Global, Penyebab & Dampak

Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur adalah jenis bioma yang berada di kisaran 30o-40o LU/ LS dengan iklim sedang. Bioma hutan gugur terdapat di bagian timur Amerika Serikat, ujung selatan Amerika, Australia dan Kepulauan Inggris. Bioma hutan gugur mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Curah hujannya rata kurang lebih 75 sampai 1.000 mm/ tahun.
  2. Berpohon lebar, hijau di musim dingin, gugur di musim panas serta tajuk yang rapat.
  3. Jenis tumbuhannya relatif sedikit.
  4. Musim dinginnya tidak begitu dingin dan musim panasnya hangat.
  5. Mempunyai 4 musim (semi, dingin, gugur, panas).

Bioma Sabana

Bioma sabana merupakan jenis bioma berupa padang rumput yang diselingi sekumpulan pohon dan semak. Bioma dibedakan menjadi dua jenis menurut jenis tumbuhannya, yakni bioma sabana murni yang hanya mempunyai sejenis tumbuhan.

Lalu bioma sabana campuran yang terdiri dari berbagai jenis tumbuhan. Bioma sabana terdapat di wilayah Amerika Selatan, Afrika, Indonesia (Nusa Tenggara) dan Australia. Bioma sabana mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Berada di khatulistiwa yang beriklim tropis.
  2. Memiliki curah hujan sedang (kurang lebih 100-150 mm/ tahun) dan tidak teratur.
  3. Kondisi peresapan air (porositas) dan pengairan (drainase) cukup baik.

Demikian penjelasan materi Pengertian Bioma, Fungsi, Ciri-Ciri, Faktor dan Jenisnya. Terima kasih sudah membaca artikel kami. Baca juga ya artikel kami lainnya. 🙂