√ Pengertian Denah, Jenis, Unsur, Fungsi, Tujuan & Contohnya

Posted on

Pengertian Denah, Jenis, Unsur, Fungsi, Tujuan & Contohnya – Denah merupakan sebuah gambaran mengenai tata letak. Denah berfungsi dalam membantu kita untuk menemukan tempat-tempat tanpa harus bertanya kepada orang lain.

Pengertian Denah, Jenis, Unsur, Fungsi, Tujuan & Contohnya

Denah juga dapat dipahami sebagai lokasi suatu bangunan yang secara horizontal terpotong dan berjarak minimal 1 m dari ketinggian 0,00 dan bangunan tersebut dihilangkan bagian atasnya serta terdapat petunjuk atau pemisah antara ruang satu dan lainnya.

Pengertian Denah

Berikut pengertian denah:

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Denah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu gambar yang memberikan petunjuk tentang lokasi jalan, kota dan sejenisnya dalam bentuk gambar atau peta ruangan, misalnya gedung, rumah dan lain-lain.

Sukoco dan Sukwarjono

Sukoco dan Sukwarjono (1993: 2-5) mendefinisikan denah sebagai informasi yang menyediakan ebih dari sekedar informasi geografis saja.

Pendidikan Bahasa Indonesia Via TVRI

Denah sebagaimana dimaksud dalam siaran TVRI pada 22 Januari 2007 pukul 15.45 dalam program Pendidikan Bahasa Indonesia yaitu informasi sebuah lokasi, ruangan atau tempat yang disajikan dalam bentuk gambar.

Jenis-Jenis Denah

Dalam siaran program Pendidikan Bahasa Indonesia yang ditayangkan di TVRI, denah dibagi ke dalam dua jenis menurut bentuknya, yaitu :

Baca Juga:  √ 19 Pengertian SIG Menurut Para Ahli, Tahapan dan Contohnya

Denah Sederhana

Denah sederhana adalah jenis denah yang dibuat dengan tampilan praktis dan tidak dimuat secara resmi. Denah-denah sederhana umum dibuat untuk menggambarkan ruang kantor atau denah tempat duduk siswa.

Denah Rumit

Denah rumit adalah jenis denah yang pembuatannya untuk tujuan lokasi dengan bentuk yang rumit atau kompleks untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Denah rumit misalnya denah objek wisata Baturaden yang dipublikasikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banyumas.

Unsur-Unsur Denah

Setiap denah yang dibuat memiliki fungsi dan tujuan tertentu dalam memberikan informasi kepada para pembaca denah. Pembuatan denah akan selalu terdapat unsur-unsur yang wajib disertakan. Kelengkapan unsur denah menjadi poin penting bagi para pembaca untuk bisa memahami denah dengan mudah dan lengkap sehingga secara tepat mengerti maksud denah tersebut. Melalui siaran program Pendidikan Bahasa Indonesia di TVRI, disebutkan 6 unsur denah menurut Sandy (1986: 2). Unsur-unsur tersebut adalah :

Judul Denah

Judul denah merupakan unsur yang sangat penting keberadaannya dalam sebuah denah. Suatu denah harus mempunyai judul sebab menjadi gambaran dari isi denah. Judul denah bisa dituliskan di mana saja asalkan tidak mengganggu informasi denah. Denah bisa dituliskan di bagian kanan luar atau kiri atas.

Penunjuk Arah Mata Angin

Penunjuk arah mata angin juga atak kalah penting dalam memahami denah. Penunjuk arah mata angin bermanfaat dalam memudahkan para pembaca mencari arah lokasi. Penunjuk arah matahri cukup dituliskan dengan keterangan arah utara, selatan, barat dan timur.

Tempat atau Lokasi

Tempat atau lokasi adalah objek pembahasan sebuah denah. Unsur ini wajib ada dalam setiap denah yang dibuat. Tempat atau lokasi denah biasanya dibuat berbeda dari tempat lainnya, misalnya ada gambar yang diperbesar, lokasi yang dimaksud diberi keterangan atau lokasi yang dimaksud diberikan warna yang berbeda.

Tempat yang Mudah Dikenali

Tempat dalam denah pun menjadi penting keberadaannya sebab ada tempat-tempat yang bisa dijadikan sebagai patokan atau acuan untuk mencapai suatu lokasi. Tempat-tempat yang umum dijadikan patokan dalam denah, misalnya kantor polisi, pasar, bank, rumah sakit, masjid dan sekolah.

Baca Juga:  √ Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan

Nama Jalan

Keterangan nama jalan juga sebaiknya disertakan dalam denah sebab nama-nama jalan akan memudahkan para pembaca memahami denah sehingga bisa cepat sampai di lokasi yang dituju.

Arah Menuju Lokasi

Selain nama-nama jalan, arah-arah yang diberikan menuju lokasi yang dimaksud pun sangat bermanfaat untuk diberikan, misalnya menggunakan tanda panah dari sebuah titik yang umum diketahui sampai ke lokasi yang dimaksud. Arah menuju lokasi dalam denah umum ditemukan dalam lokasi hajatan (pernikahan, sunatan, ulang tahun dan lain-lain).

Fungsi dan Manfaat Denah

Denah mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu :

Fungsi Ruang

Denah mempunyai fungsi untuk memandu menunjukkan lokasi ruangan-ruangan yang ada dalam sebuah bangunan. Seseorang bisa mengetahui lokasi ruangan yang dicari dengan lebih cepat dan mudah melalui denah bangunan.

Susunan Ruang

Denah juga memiliki fungsi susunan ruang. Fungsi susunan ruang hampir sama dengan fungsi ruang, tetapi fungsi susunan ruang bisa menunjukkan susunan ruang dalam sebuah bangunan.

Sirkulasi Ruang

Sirkulasi ruang mempunyai hubungan yang erat dengan aktivitas keluar masuk di suatu ruangan bangunan. Pengguna denah akan memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai akses masuk dan keluar dalam suatu gedung bahkan jika seseorang belum pernah masuk ke gedung tersebut sebelumnya.

Pengertian Denah, Jenis, Unsur, Fungsi, Manfaat, Tujuan & Contohnya
Pengertian Denah, Jenis, Unsur, Fungsi, Manfaat, Tujuan & Contohnya

Dimensi Ruang

Denah dapat memberikan informasi dimensi ukuran dari masing-masing ruang dalam bangunan. Penggunaan fungsi dimensi ruang secara maksimal akan memberikan informasi besar kecilnya ukuran ruangan dengan lebih mudah.

Letak Bukaan dan Pintu

Para pengguna akan lebih mudah menemukan lokasi ventilasi, pintu keluar bahkan jalan rahasia dengan fungsi ini. fungsi ini akan sangat berguna jika terjadi bencana atau kecelakaan sehingga pengguna dapat segera keluar bangunan untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga:  √ Pengertian Reklamasi, Tujuan, Manfaat, Dampak & Contohnya

Isi Ruang

Fungsi isi ruang berkaitan erat dengan macam-macam furniture yang ada di ruangan sebuah bangunan. Pengguna denah dapat mengetahui barang-barang yang ada sekaligus letaknya dalam sebuah ruangan.

Cara Membaca Denah

Dalam membaca denah, hal-hal yang bisa dilakukan, yaitu :

  1. Membaca dengan jelas judul daerah dalam denah yang ada pada bagian tengah atas.
  2. Perhatikan keterangan-keterangan yang ada di dalam denah mengenai simbol-simbolnya.
  3. Amati hubungan bagian-bagian denah dengan baik sehingga bisa membedakan mana jalan dan mana bangunan.
  4. Benar-benar mencurahkan perhatian dan pengetahuan tentang daerah dalam denah.
  5. Banyak membaca supaya mengetahui jawaban-jawaban atas pertanyaan kita.

Contoh Membaca Gambar Denah

Berikut ini terdapat sebuah gambar denah yang memuat banyak informasi di dalamnya.

Pada saat kita sedang bersepeda di Kompleks Taman Kota dan ada seorang anak datang dan menanyakan cara untuk sampai di SMA 1 Mandiri, maka sambil menggunakan denah tersebut kita dapat menunjukkan arahnya. Pertama, kita bisa mengarahkan anak tersebut untuk berjalan di Jl. Pahlawan menuju arah timur hingga menemukan belokan ke kiri atau arah utara dan berada di Jl. Garuda. Setelah berada di Jl. Jalan Garuda, lurus terus ke arah utara sehingga menemukan bundaran. Tetap berjalan lurus melewati bundaran. Setelah melewati bundaran dalam beberapa kilometer, maka akan sampai di SMA 1 Mandiri yang letaknya di sebelah kiri jalan dan sampailah di tempat tujuan.

Demikian penjelasan materi Pengertian Denah, Jenis, Unsur, Fungsi, Tujuan & Contohnya. Semoga setelah membaca artikel ini para pembaca jadi lebih mahir ya dalam membaca denah. Terima kasih. 🙂