√ Pengertian Gunung, Macam-Macam Bentuk, Manfaat dan Tipenya

Posted on

Pengertian Gunung, Macam-Macam Bentuk, Manfaat dan Tipenya – Gunung merupakan sebuah daratan yang berbentuk menjulang ke atas dengan lereng dan kaki gunung dibawahnya.

Pengertian Gunung, Macam-Macam Bentuk, Manfaat dan Tipenya

Pada kesempatan ini ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang gunung. Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Gunung

Gunung adalah bagian yang ada di permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah sekitarnya. Barisan atau kumpulan gunung yang berjajar disebut dengan pegunungan. Definisi lebih rinci tentang gunung diberikan oleh Encyclopedia Britannica dengan menyebutkan bahwa dataran dengan ketinggan 2000 kaki atau setara 600 meter baru bisa dikatakan sebagai gunung.

Kemudian, dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa gunung adalah bukit yang amat besar dan tinggi yang umumnya mencapai lebih dari 600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung dapat terbentuk sebagai akibat dari aktivitas tektonik.

Gerakan tektonik yaitu gerakan yang terjadi di dalam bumi yang mengakibatkan naik turunnya permukaan bumi. Gunung disimbolkan dengan bentuk segitiga di dalam peta dengan warna hijau jika tidak aktif dan warna merah jika masih aktif.

Baca Juga:  Pengertian Sains Beserta Tujuan Dan Contohnya Lengkap

Macam-Macam Bentuk Gunung

Diketahui terdapat 7 macam bentuk gunung , yaitu :

Gunung Perisai (Shield Volcano)

Gunung perisai atau shield volcano dapat terjadi sebab adanya aliran lava basal yang basah dan tipis. Aliran lava basal tersebut mengalami pembekuan menjadi batuan beku ekstrusif. Gunung api perisai memiliki karakteristik dinding lereng yang sangat landai hampir mirip dataran.

Gunung Api Rekahan (Fissure Volcano)

Gunung api rekahan atau fisure volcano adalah gunung api dengan bentuk retakan yang panjang di permukaan bumi. Magma dapat keluar melalui retakan-retakan tersebut. Retakan yang terjadi menyebabkan lapisan basal yang luas dan tebal. Gunung api rekahan bisa ditemui di wilayah barat laut Amerika Serikat dan India.

Gunung Api Kubah (Dome Volcano)

Gunung api kubah atau dome volcano terbentuk dari lava kental yang mengandung kadar asam yang bisa keluar jika ada letusan. Lava memenuhi lubah kawah pada bagian puncak gunung. Gunung api kubah misalnya gunung api yang berada di Sierra Nevada.

Gunung Api Kerucut Bara (Cinder Cone)

Gunung api kerucut bara atau cinder cone dapat terbetuk sebab terdapat bara basal dan abu vulaknik dari runtuhan material piroklastika atau material yang keluar saat terjadi letusan eksplosif oleh gunung api.

Gunung Api Kerucut (Strato)

Gunung api kerucut atau strato bisa terjadi karena adanya erupsi yang terus terjadi antara eksplosif dan efusif sehingga menunjukkan batuan beku yang berapis di bagian dinding kawah. Batuan yang berlapis tersebut berasal dari lava yang membeku dan eflata yang silih berganti. Gunugn ap yang ada di Indonesia umumnya bertipe strato, seperti Gunung Krakatu, gunung Merapi, Gunung Semeru dan Gunung Tangkuban Perahu.

Gunung Api Kaldera

Gunung api kaldera adalah sebuah kawasan yang bentuknya bulat dan membentang rentah pada tanah. Kawasan gunung api kaldera bisa terbentuk jika adanya tanah yang amblas karena terjadi letusan eksplosif.

Baca Juga:  √ Pengertian Gempa Bumi, Akibat, Dampak dan Jenis-Jenisnya

Gunung Api Campuran (Composite Volcano)

Gunung api campuran atau composite volcano terjadi akibat adanya perpaduan aliran lava dan material piroklastika saat letusan eksplosif. Lapisan lava bercampur dengan material piroklastika yang padat dan terkumpul membetuk lapisan baru.

Manfaat Gunung

Dataran tinggi gunung membawa manfaat dengan kehadirannya, antara lain :

Gunung Menjadi Tempat Wisata

Gunung dapat dikunjungi sebagai salah satu objek wisata yang menarik karena tempat-tempat yang indah dan spot yang bagus. Selain itu, banyak pula gunung-gunung yang dijadikan tempat pendakian. Gunung yang didatangi sebagai tempat wisata misalnya ketep pass di Magelang, Jawa Tengah.

Gunung Menyuburkan Tanah

Abu vukanik yang berasal dari gunung berapi berguna unutk menyuburkan tanah setelah melalui proses selama bertahun-tahun. Ini tentu membuat wilayah sekitar unung berapi memiliki tanah yang subur dan cocok untuk ditanami buah maupun sayuran.

Memiliki Material yang Bermanfaat

Ketika terjadi erupsi di gunung, maka material yang tersebur keluar bisa dijual. Material hasil letusan gunung akan mampu menyuburkan tanah seteah melewati waktu beberapa tahun dan pasirnya dapat dimanfaatkan untuk campuran bahan bangunan.

Menjadi Pengatur Iklim dan Penyimpan Air

Gunung turut membantu mengatur iklim dan menyimpan air yang kemudian dialirkan  ke wilayah-wilayah yang lebih rendah.

Barang Tambang

Magma yang keluar dari perut bumi membawa material-material yang bisa dijadikan barang tambang.

Tipe-Tipe Gunung Api

Berikut ini tipe-tipe gunung api yang ada di dunia berdasarkan tipe letusan, kekentalan magma dan letak dapur magmanya.

Hawaii

Gunung api tipe Hawaii memiliki ciri daya ledak yang tidak kuat bahkan cenderung dikatakan lemah sebab lavanya cair dan tekanan gas yang rendah juga dapur magma yang dangkal. Gunung api tipe ini berbentuk perisai. Contoh gunung api tipe Hawaii yaitu Gunung Mauna Kea dan Gunung Kilauea.

Baca Juga:  √ Pengertian Sungai, Klasifikasi, Fungsi, Manfaat & Contoh

Stromboli

Terbentuknya gunung api tipe stromboli disebabkan tekanan erupsi yang  tidak begitu kuat dan berlangsung lama. Hal ini terjadi karena magma yang cair, gas yang tidak terlalu kuat serta letak dapur magmanya dangkal. Tipe gunung stromboli misalnya Gunung Raung.

Vulkano Lemah

Tipe gunung vulkano lemah mempunyai ciri tekanan gas sedang dengan dapur magma yang dangkal. Tipe gunung vulkano lemah yaitu Gunung Bromo dan Gunung Semeru.

Pengertian Gunung, Macam-Macam Bentuk, Manfaat dan Tipenya
Pengertian Gunung, Macam-Macam Bentuk, Manfaat dan Tipenya

Pelee

Tipe gunung Pelee dikenali dari cirinya dimana erupsi yang terjadi sangat eksplosi sebab memiliki magma yang kental, tekanan gas yang tinggi dan letak dapur magma yang dalam. Contoh tipe ini adalah Gunung Pelee.

Vulkano Kuat

Tipe gunung vulkano kuat yaitu tekanan gas tinggi dengan letak dapur magmanya yang dalam. Contoh tipe gunung ini adalah Gunung Etna.

Vincent

Tipe gunung t. Vincent yaitu erupsinya tidak terlalu kuat tetapi memiliki magma yang sangat kental dengan letak dapur magma yang dangkal membuatnya memiliki tekanan gas yang sedang. Contoh tipe gunung ini adalah Gunung Kelud.

Merapi

Tipe gunung Merapi memiliki karakteristik lava yang kental dan tekanan gas sedikit rendah lavanya dikeluarkan melalui pipa kepundan dengan sangat lambat sehingga lava membeku dan menjadi sumbat lava.

Sekian penjelasan Pengertian Gunung, Macam-Macam Bentuk, Manfaat dan Tipenya. Terima kasih sudah membaca artikel kami. Baca juga artikel-artikel kami lainnya.. 🙂