√ Pengertian Indeks Harga, Kegunaan, Ciri, Jenis dan Peranan

Posted on

Pengertian Indeks Harga, Kegunaan, Ciri, Jenis dan Peranan – Harga-harga barang dan jasa pada umumnya mengalami kenaikan dari waktu ke waktu terutama saat momen tertentu seperti puasa, lebaran dan tahun baru. Namun, tak menutup kemungkinan akan terjadi penurunan harga juga di waktu-waktu tertentu.

Harga barang dan jasa yang fluktuatif tersebut membutuhkan indeks harga guna membandingkan variabel di dalam dua jangka waktu yang berbeda.

Indeks harga diketahui sebagai sebuah ukuran statistik yang digunakan untuk menyatakan perubahan-perubahan harga yaang terjadi dari waktu ke waktu lainnya.

Pengertian Indeks Harga, Kegunaan, Ciri, Jenis dan Peranan

Indeks harga di Indonesia dilakukan dengan mengumpulkan data dan diolah serta ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Pengertian Indeks Harga

Indeks harga yaitu perbandingan perubahan harga dari tahun tertentu atau given year terhadap tahun dasar atau based year. Indeks harga juga bisa dideifinisikan sebagai suatu persentase yang mengukur sebuah variabel di waktu tertentu atau lokasi yang relatif terhadap besaran variabel yang sama di waktu dan lokasi lain. Pengertian lain indeks harga yaitu sebuah ukuran yang memberikan informasi mengenai perubahan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu lain.

Pengertian Indeks Harga, Kegunaan, Ciri, Jenis dan Peranannya
Pengertian Indeks Harga, Kegunaan, Ciri, Jenis dan Peranannya

Kegunaan Indeks Harga

Indeks harga memiliki beberapa kegunaan sebagai berikut.

  1. Indeks harga menjadi dasar untuk pembuatan kebijakan ekonomi
  2. Indek dasar menjadi tolak ukur tingkat kemajuan ekonomi
  3. Indeks harga menjadi dasar dalam menentukan kebijakan harga
  4. Indeks harga menjadi alat dalam penentuan harga bagi pedagang
  5. Indeks harga menjadi alat dalam penyelidikan faktor faktor pendorong
Baca Juga:  √ Pengertian Revolusi Industri, Proses, Latar Belakang & Dampak

Ciri-Ciri Indeks Harga

Ciri-ciri indeks harga adalah :

  1. Penetapan indeks harga harus berlandaskan harga yang relevan
  2. Indeks harga digunakan sebagai suatu standar perbandingan harga dari waktu ke waktu
  3. Perhitungan indeks harga bergantung pada waktu yang di mana ekonomi sedang stabil
  4. Penetapan indeks harga didasarkan pada sampel, bukan pada populasi
  5. Indeks harga dihitung dengan menggunakan metode yang sesuai dan tepat
  6. Indeks harga dihitung dengan rumusan =

Jenis- Jenis Indeks Harga

Indeks harga terdiri dari beberapa jenis, yakni :

Indeks Harga Konsumen (IHK)

Indeks Harga Konsumen (IHK) yaitu pendeksripsian atau penggambaran perubahan harga sebuah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen. Indeks harga konsumen menunjukkan data mengenai harga barang dan jasa yang dikumpulkan dari berbagai kota atau daerah. Di dalam data tersebut akan terlihat perilaku konsumen dalam membelanjakan pendapatan yang didapatnya.

Ada 4 kelompok pengambilan data yaitu pakaiana, makanan, beragam barang dan jasa serta perumahan. Data yang ditunjukkan oleh IHK dapat digunakan dalam mengukur tingkat ekonomi sebuah negara juga bisa dijadikan referensi dalam menetapkan upah, gaji, uang pensiun dan kontrak-kontrak lainnya.

Indeks Harga Produsen (IHP)

Indeks Harga Produsen (IHP) disebut juga dengan indeks harga pedagang besar yaitu sebuah perbandingan antara  harga barang dan jasa yang dibeli oleh produsen di waktu tertentu. IHP mencakup bahan mentah dan bahan setengah jadi serta jenis barang yang diklasifikasikan ke dalam beberapa sektor yang meliputi sub sektor di dalamnya.

Indek Harga yang Harus Dibayar dan Diterima Petani

Indeks harga yang harus dibayar petani yaitu indeks harga yang menjadi gambaran tentang perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani dari mulai kebutuhan konsumsi rumah tangga, pengeluaran pupuk, obat-obatan hingga benih. Indeks harga yang harus dibayar petani bergantung pada kebijakan pemerintah, pakaian, makanan, bermacam barang, perumahan dan nilai tukar uang.

Baca Juga:  √ Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Dan Lembaga Keuangan Non Bank

Indeks Harga Implisit (GNP Deflator)

Indeks harga implisit dapat digunakan dalam menentukan tingkat inflasi dari waktu ke waktu dengan cara membandingan Gross National Product (GNP) nominal di tahun tertentu dengan GNP riil.

Peranan Indeks Harga

Indeks harga memiliki peranannya dalam bidang kehidupan ekonomi, yaitu :

  1. Indeks harga adalah seuah barometer atau penunjuk kondisi ekonomi suatu negara secara umum. Hal tersebut mempunyai maksud bahwa indeks harga bisa menunjukkan tren perdagangan dengan cepat dan indeks harga yang diterima oleh petani dapat menjadi indikator dari kemakmuran dalam sektor agraria.
  2. Indeks harga umum adalah sebuah pedoman dalam beragam administrasi dan kebijakan-kebijakan perusahaan.
  3. Indeks harga bisa digunakan sebagai deflator. Pengaruh perubahan harga bisa dihilangkan dengan membagi nilai tertentu dengan indeks harga yang lebih sesuai.
  4. Indeks harga barang adalah sebuah pedoman yang digunakan untuk mengatur besaran gaji buruh atau membuat penyesuaian kenaikan gaji buruh saat terjadi inflasi.
  5. Indeks harga bisa dipergunakan sebagai pedoman saat membeli banyak jenis barang.

Sekian penjelasan materi Pengertian Indeks Harga, Kegunaan, Ciri, Jenis dan Peranan, semoga materi tersebut bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih sudah membaca artikel kami.