√ Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli, Jenis & Menanganinya

Posted on

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli, Jenis & Menanganinya – apa yang ada di dalam benak kita jika mendengar kata “inflasi” ? Beberapa berita terkait terjadinya inflasi biasanya disertai dengan keluhan masyarakat akan naiknya harga kebutuhan sehari-hari.

Pada materi ini akan diberikan penjelasan tentang apa itu inflasi berdasarkan definisi para ahli. Nah dalam kesempatan ini akan diberi lagi tambahan materi tentang jenis-jenis inflasi dan cara penanggulannya.

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli, Jenis & Menanganinya

Mari kita cermati apa itu inflasi menurut pengertian para ahli di bawah ini.

Pengertian Inflasi

Inflasi merupakan suatu kondisi di mana terjadi peningkatan harga umum secara progresif di mana semua barang dan jasa menjadi semakin bernilai namun tidak dengan uang.

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli

Berikut ini penpadat para ahli terkait pengertian inflasi :

Wordnet 1,6 (University of Princeton)

Wordnet 1,6 (University of Princeton) memberikan pengertian indlasi seabagai peningkatan harga umum yang terjadi secara progresif, artinya pada saat terjadi inflasi, semuanya menjadi semakin bernilai kecuali uang.

Baca Juga:  √ Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi

Investoword

Inflasi menurut Investoword ialah sebuah peningkatan harga umum dari selurun barang dan jasa di dalam sebuah perekonomian yang umumnya menggunakan Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/ CPI) dan Indeks harga Produsen (Producer Price Index/ PPI) sebagai tolak ukurnya.

Kamus Lengkap Webster’s New universal (1983)

Inflasi sebagai tertulis dalam kamus lengkap Webster’s New Universal (1983) adalah meningkatnya jumlah mata uang yang beredar yang berakibat pada nilai mata uang yang menurun secara drastis disertai dengan kenaikan harga-harga secara tiba-tiba.

Kamus Bahasa Inggris American Heritage edisi ke-IV

Kamus Bahasa Inggris American Heritage edisi ke-IV mencakup pengertian inflasi sebagai peristiwa peningkatan harga-harga di tingkat konsumen secara terus menerus atau penurunan terus menerus dalam hal daya beli uang. Terjadinya hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya mata uang yang ada dan kredit di luar proporsi barang dan jasa yang ada.

Economicshelp.org

Economicshelp.org memberiakn definisi inflasi yaitu tingkat harga umum atau keseluruhan (general price level) yang meningkat secara berkelanjutan di dalam sebuah perekonomian. Inflasi menandakan adanya kenaikan biaya hidup (cost of living).

Investopedia

Mengutip Investopedi, inflasi yaitu rasio peningkatan harga umum terhadap barang dan jasa disertai dengan daya beli yang menurun.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, dapat ditarik garis besar bahwa inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi secara berkelanjutan di mana daya beli konsumen menurun.

Jenis-Jenis Inflasi

Inflasi dibedakan ke dalam 3 kelompok menurut sifat, sebab terjadi dan asalnya.

Inflasi Menurut Sifat

Jenis inflasi menurut sifat dibedakan lagi menjadi 4 macam, yaitu inflasi rendah, inflasi menengah, inflasi berat dan inflasi sangat tinggi seperti berikut ini.

Inflasi Rendah

Inflasi rendah disebut juga dengan creeping inflation adalah keadaan inflasi yang besarnya kurang dari 10% per tahun. Inflasi rendah terkadang dibutuhkan dalam perekonomian masyarakat supaya produsen tergerak untuk meproduksi barang dan jasa.

Inflasi Menengah

Inflasi menengah disebut juga dengan galloping inflation adalah kondisi inflasi yang besarnya ada di kisaran 10% – 30% per tahun. Inflasi menengah bisa terjadi pada saat harga barang dan jasa naik dengan cepat dan kuantitas yang besar.

Baca Juga:  √ Pengertian Saluran Distribusi, Fungsi, Manfaat dan Bentuknya
Inflasi Berat

Inflasi berat dikenal juga dengan high inflation adalah inflasi yang besarnya berada di kisaran 30% – 100% per tahun.

Inflasi Sangat Tinggi

Inflasi sangat tinggi atau hyperinflation adalah kondisi inflasi dimana terjadi kenaikan harga hingga 4 digit atau di atas 100%.

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli, Jenis & Cara Menanganinya
Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli, Jenis & Cara Menanganinya

Inflasi Menurut Sebab Terjadi

Inflasi menurut sebab dibedakan menjadi 3, yaitu demand pull inflation, cost pull inflation dan bottle neck inflation. Berikut penjelasannya.

Demand Pull Inflation

Jenis demand pull inflation bisa terjadi sebagai akibat dari suatu permintaan (demand) yang tidak seimbang dengan meningkatnya jumlah penawaran produksi. Keadaan yang demikian menyebabkan terjadinya kenaikan harga sesuai dengan prinsip permintaan yaitu jika permintaan tinggi namun penawaran tidak mengalami kenaikan atau tetap, maka harga-harga akan naik.

Cost Pull Inflation

Cost pull inflation adalah jenis inflasi yang disebabkan oleh peningkatan biaya produksi sebagai akibat dari naiknya biaya input atau biaya faktor produksi.

Bottle Neck Inflation

Bottle neck inflation adalah jenis inflasi yang terjadi akibat faktor penawaran atau faktor permintaan.

Inflasi Menurut Asal

Terdapat dua macam inflasi menurut asalnya, yaitu inflasi domestik dan inflasi di impor.

Inflasi Domestik

Inflasi domestik (domestic inflation) adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat dari pembiayaan dan belanja negara yang tampak defisit dalam APBN.

Inflasi di Impor

Inflasi di Impor (imported inflation) adalah inflasi yang asalnya dari luar negeri  yang muncul sebab negara yang menjadi rekan dagang negara tertentu sedang menghadapi inflasi yang cukup tinggi. Kenaikan harga yang terjadi di negara partner dagang utama akan berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap kenaikan biaya proses produksi dalam negeri.

Cara Menangani Inflasi

Inflasi merupakan kondisi yang bisa memberatkan masyarakat suatu negara. Dalam menangani inflasi, ada beberapa cara yang bisa ditempuh seperti berikut ini.

  1. Mengupayakan peningkatan produktivitas barang dan jasa di dalam negeri terutama bahan-bahan pokok.
  2. Mengupayakan peningkatan produktivitas industri mikro seperti industri rumahan (home industry).
  3. Mengupayakan pengurangan budaya konsumtif masyarakat dengan jalan pendidikan.
  4. Mengendalikan pajak dan harga barang dan jasa oleh pemerintah.
  5. Mengurangi imor barang dan jasa dari luar negeri terutama apabila negara terkait sedang menghadapi inflasi sangat tinggi.
  6. Menambah jumlah lapangan kerja.
  7. Mengurangi subsidi barang dan jasa yang konsumennya bukan hanya dari kalangan masyarakat kurang mampu seperti BBM.
Baca Juga:  √ Pengertian Kartu Kredit, Fungsi, Jenis, Sistem, Keuntungan dan Kerugian Kartu Kredit

Demikian penjelasan materi tentang Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli, Jenis & Menanganinya. Semoga artikel di atas berguna menambah pengetahuan para pembaca terkait topik serupa. Baca juga artikel-artikel penuh manfaat kami lainnya 🙂