√ Pengertian Kalor, Jenis, Rumus, Kapasitas & Perpindahannya

Posted on

Pengertian Kalor, Jenis, Rumus, Kapasitas & Perpindahannya – Kalor adalah panas yang bisa berpindah dari sebuah benda yang mempunyai kelebihan kalor menuju benda yang kekurangan kalor.

Pengertian Kalor, Jenis, Rumus, Kapasitas & Perpindahannya

Pada kesempatan ini materi yang akan disajikan yaitu seputar pengertian, jenis, rumus, kapasitas dan perpindahan kalor. Yuk kita simak!

Pengertian Kalor

Kalor adalah salah satu bentuk energi yang bisa mengalami perpindahan dari benda yang satu ke benda lainnya sebab ada perbedaan suhu. Ketika ada dua benda yang berbeda suhunya kemudian dipertemukan, maka kalor akan berpindah atau mengalir dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah.

Misalnya, kerika kita mencampurkan air panas dengan air dingin, maka hasilnya adalah air hangat. Sebenarnya suhu dan kalor adalah dua hal berbeda. Suhu adalah besaran atau nilai ukur dalam termometer, sedangkan kalor adaah bentuk energi yang mengalir di antara benda-benda.

Rumus dan Satuan Kalor

Kalor mempunyai satuan kalori (kal) atau Joule (J). Kalori yaitu jumlah kalor yang dibutuhkan untuk dapat memanaskan 1 gram air supaya suhunya menjadi 1º C. 1 kalori sama dengan 4,2 Joule dan 1 Joule sama dengan 0,24 kalori. Rumus kalor dapat dituliskan seperti berikut.

Baca Juga:  √ Pengertian Atom, Struktur, Macam, Kelebihan dan Kekurangan

Kalor dan Perubahan Zat Pada Benda

Kalor Dapat Mengubah Suhu Zat

Sebenarnya tiap-tiap benda yang memiliki suhu lebih dari nol mutlak mempunyai kalor. Kandungan tersebut akan mennetukan nilai suhu   benda tersebut. Apabila benda dipanaskan, maka benda memperoleh tambahan kalor dan membuat suhunya naik. Sedangkan, suatu benda akan melepaskan kalor dan suhunya menurun jika didinginkan.

Kalor Dapat Mengubah Wujud Zat

Ada beberapa benda yang apabila diberikan kalor dalam satuan tertentu akan berubah wujudnya. Misalnya, es (benda padat) akan berubah menjadi air (benda cair) apabila dipanaskan pada suhu tertentu dan akan dapat berubah lagi menjadi uap (benda gas) apabila dipanaskan lebih lama lagi.

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Berikut ini tabel macam-macam zat dengan masing-masing kalor jenisnya.

No.ZatKalor Jenis
Kal/g ºCJ/kg ºC
1Air1,004.200
2Air Laut0,933.900
3Alkohol0,55230
4Minyak Tanah0,52220
5Air Raksa0,033140
6Es0,5952.500
7Alumunium0,214900
8Kaca0,16670
9Besi0,11460
10Tembaga0,093390
11Kuningan0,90380
12Perak0,056230
13Emas0031130
14Timbal0,031130

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa dua benda berbeda diberikan kalor, maka kedua benda tersebut memperoleh suhu yang berbeda. Sebagai contoh terdapat air dan minyak tanah yang dipanaskan pada suhu yang sama, maka perubahan suhu dua kali lipat akan dialami oleh minyak tanah.

Pengertian Kalor, Jenis, Rumus, Kapasitas & Perpindahannya
Pengertian Kalor, Jenis, Rumus, Kapasitas & Perpindahannya

Hal tersebut terjadi karena perbedaan kalor jenis antara air dan minyak tanahh. Kalor jenis benda yaitu banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu 1 ºC dari benda seberat 1 kg. Kalor jenis bisa dituliskan menggunakan persamaan berikut.

Kapasitas kalor yaitu jumlah kalor yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu zat tertentu sebesar 1 oC. Jika kalor (Q) menghasilkan sebesar t, maka kapasitas kalor bisa dicari menggunakan persamaan berikut.

Baca Juga:  √ Pengertian Kuat Arus Listrik, Rumus, Alat dan Contoh Soal

Perpindahan Kalor

Kalor dapat berpindah dari benda dengan suhu lebih tinggi ke benda dengan suhu lebih rendah. Ada tiga cara perpindahan kalor yaitu konduksi, konveksi dan radiasi.

Perpindahan Kalor Secara Konduksi

Perpindahan kalor secara konduksi terjadi melalui sebuah zat perantara 9logam) tanpa diikuti perpindahan partikel-partikel zat secara permanen. Seperti contoh ketika kita memanaskan salah satu ujung logam, maka perlahan-lahan ujung lain logam akan ikut panas sebab ada hantaran kalor dari suhu lebih tinggi ke suhu lebih rendah.

Ketika satu ujung logam panas, partikel-partikel di ujung tersebur bergetar dan partikel lain yang terhubung dengannya mengalir atau bergetar dan mampu memindahkan kalor.

Perpindahan Kalor Secara Konveksi

Perpindahan kalor secara konveksi yaitu perpindahan panas diikuti berpindahnya partikel-partikel zat. Konveksi umum terjadi pada zat cair atau gas. Ada dua macam perpindahan kalor secara konveksi yakni konveksi secara alami dan konveksi paksa.

Konveksi Alami

Konveksi alami yakni konveksi yang mendapat pengaruh dari gaya apung faktor eksternal yang diakibatkan adanya perbedaan jenis benda. Misalnya, dalam pemanasan air, massa jenis partikel air yang panas akan naik dan menjauhi api berganti dengan partikel air yang suhunya lebih rendah. Proses tersebut membuat seluruh partikel zat panas sempurna.

Konveksi Paksa

Konveksi paksa adalah konveksi yang terjadi sebab mendapat pengaruh eksternal dan perpindahan kalor dilakukan dengan sengaja atau secara paksa. Artinya kalor dipaksa mengalir ke tempat yang lebih rendah suhunya menggunakan faktor lain.

Contohnya yaitu kipas angin yang membawa udara dingn ke tempat panas atau radiator mobil dengan sistem pendingin mesin.

Perpindahan Kalor Secara Radiasi

Perpindahan kalor secara radiasi adalah proses berpindahnya kalor tanpa memerlukan zat perantara. Dalam proses ini, dua benda tidak harus bersentuhan atau bertemu karena kalor mampu berpindah tanpa media, artinya kalor akan dipancarkan ke segala arah dari sumber panas menuju segala arah.

Baca Juga:  √ Pengertian Listrik Statis, Teori, Rumus dan Contoh Soalnya

Misalnya, pada saat berdekatan dengan api, maka kita akan merasakan panasnya api tersebut dari sudut manapun. Contoh lain yaitu panas matahari yang sampai ke bumi.

Sekian penjelasan materi Pengertian Kalor, Jenis, Rumus, Kapasitas & Perpindahannya. Kalor bisa berpindah dengan atau tanpa zat perantara. Nah, kalau sendok yang ikut memanas karena digunakan mengaduk teh hangat masuk ke dalam perpindahan kalor yang mana nih? 🙂