√ Pengertian Karamah Dan Contoh-Contoh Karamah Lengkap

Posted on

Pengertian Karamah Dan Contoh-Contoh Karamah Lengkap – Dalam Agama Islam kita di ajarkan untuk terus mengingat Allah SWT dengan menjalankan perintahnya dan menjauhkan larangannya dengan sepenuh hati menjalankannya.

Dengan hati yang bersih dan dengan baik menjalankannya ada beberapa orang yang di berikan kemuliaan yang lebih dari Allah SWT. Anugerah itu sangatlah indah dan tidak seperti hal yang biasa dan beruntunglah orang yang mendapatkannya. Anugerah itu di sebut dengan karamah.

Pengertian Karamah Dan Contoh-Contoh Karamah Lengkap

Karamah di dapat umat-Nya yagn soleh dan memilki kebaikan di hatinya. Untuk dapat mengerti tentang apa itu karamah akan di jelaskan bersama contoh-contohnya lengkap sebagai berikut:

Pengertian Karamah

Karamah menurut bahasa berarti kemiliaan, keluhuran, dan anugerah. Karamah berupa anugerah berbakat ketaatan kepada Allah SWT yang di berikan pada hamba-hamba yang soleh. Karamah memiliki tolak ukur tentang orang yang baik di dalam agamanya, sholeh, dan baik serta memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT. Orang tersebut juga melakukan sunah-sunah rasulullah dan mengamalkan syariat di dalam islam dengan baik kepada semua orang.

Hamba sholeh seperti ini yang Allah SWT muliakan atau karamah berupa hal yang di laur dari kebiasaan umunya. Kemuliaan yang di datangkan oleh Allah SWT ini adalah bentuk dari penghargaan yang di dapatkan dari kepatuhannya kepada aturan Allah SWT. Datangnya karamah di berikan oleh Allah semata-mata bahkan orang yang di berikan tidak menyadari bahwa dirinya di berikan karamah oleh Allah SWT.

Baca Juga:  √ Pengertian Kitab Allah SWT & Kitab-Kitab Allah SWT Lengkap
Pengertian Karamah Dan Contoh-Contoh Karamah Lengkap
Pengertian Karamah Dan Contoh-Contoh Karamah Lengkap

Contoh Karamah

Karamah memiliki contoh-contoh yang dapat di sebutkan sebagai berikut:

Kejadian Yang Dialami Nabi Sulaiman AS.

Ketika Nabi Sulaiman as. sedang berhadapan dengan para tentaranya yang terdiri dari atas manusia, hewan, dan jin, ada seorang berilmu berkata kepada Nabi Sulaiman as. Perkataan orang berilmu tersebut diabadikan oleh Allah dalam firmannya sebagai berikut.

“Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AL KITAB: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak dihadapanya, ia pun berkata : ” Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba akuapakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya) Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya lagi Mahamulia” ( Q.S. An-Naml [27] : 40)

Allah Sebagai Saksi Dan Penjamin

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Rasulullah saw. . Beliau bercerita;

“Sesungguhnya ada seorang Bani Israil yang memohon kepada Bani israil lainnya untuk meminjaminya uang seribu dinar.
Orang yang meminjam berkata ” Datanglah saksi-saksi, aku ingin mempersaksikan peminjaman ini kepada mereka”
Peminjam berkata “Cukuplah Allah sebagai saksinya”
Orang yang meminjam berkata ” Datanglah seorang penjamin”
Peminjam berkata ” Cukuplah Allah sebagai penjamin”
Orang yang meminjam berkata ” kamu benar”

Kejadian Yang Dialami Para Sahabat Rasulullah

Para sahabat dari Rasulullah banyak yang di berikan karamah oleh Allah SWT, diantaranya adalah:

Abu Bakar Ash-Shiddiq

Karamah yang diterima beliau adalah dapat mengetahui waktu kematiannya jika sudah mendekati waktunya dan dapat mengetahui jenis kelamin dari anaknya yang masih berada di dalam kandungan.

Umar bin Khattab

Karamah yang di terima beliau adalah dapat berbicara dengan mayat yang berada di dalam kubur serta dapat menghentika gempa bumi.

Baca Juga:  √ Pengertian Shalat, Syarat, Rukun & Hal Membatalkan Shalat
Utsman bin Affan

Karamah yang diterima beliau adalah dapat menyambungkan kembali tangannya yang sudah putus.

Sekian penjelasan mengenai Pengertian Karamah Dan Contoh-Contoh Karamah Lengkap yang di jelasakan oleh pustakaindo. Dengan terus bertawakal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjauhi larangannya dan menjalankan perintahnya kita dapat dianugerahi suatu kemulian berupa karamah dan umat tersebut adalah umat yang beruntung. Terimakasih 🙂