√ Pengertian Lisensi, Jenis, Manfaat dan Contohnya (Lengkap)

Posted on

Pengertian Lisensi, Jenis, Manfaat dan Contohnya (Lengkap) – Mungkin beberapa dari kita pernah membaca di kemasan produk minuman bahwa sebuah perusahaan lokal mendapat lisensi dari perusahaan asing dalam produksi atau distribusi minuman yang mulanya ditemukan atau diproduksi oleh perusahaan asing tersebut.

Pengertian Lisensi, Jenis, Manfaat dan Contohnya (Lengkap)

Apakah yang dimaksud dengan lisensi? Ada baiknya simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Lisensi

Lisensi adaah pemberian izin untuk bisa melakukan produksi atas sebuah produk atau jasa tertentu di mana produk atau jasa tersebut sudah dipatenkan sebelumnya oleh pihak yang menciptakannya untuk pertama kali.

Lisesnsi sering pula diartikan sebagai sebuah bentu pemberian izin dalam memanfaatkan pertama kali. Lisensi juga bisa berarti bahwa sebuah bentuk pemberian izin untuk menggunakan hak atas kekayaan inteektual di mana pemberi lisensi memberikan izin pada peneriman lisensi untuk bisa menjalankan kegiatan usaha maupun memproduksi produk tertentu yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelekual yang telah dilisensikan.

Ada istilah perjanjian lisensi yakni perjanjian yang terjadi antara dua pihak atau lebih di mana satu pihak merupakan pemberi lisensi sebagai pemegang atau pemilik lisensi pada pihak yang berkedudukan sebagai penerima lisensi sehingga penerima lisensi bisa secara sah sah memproduksi dan atau memasarkan produk tersebut.

Baca Juga:  √ 28 Pengertian Hukum Menurut Para Ahli (Bahasan Lengkap)

Pihak pemberi lisensi dinamakan licencor dan pihak penerima lisensi dinamakan license. Istilah lisensi secara tidak langsung merujuk ke aktivitas penjualan atau izin pemanfaatan hak paten dan hak memakai merk dagang.

Pemegang lisensi atau license tentu sudah mengantongi izin dari pemberi lisensi (licencor) dan wajib memproduksi produk dengan bahan yang sama persis terkecuali untuk variasi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan selera masyarakat di tempat pemegang lisensi memasarkan produk tersebut.

Pengertian Lisensi Menurut Ahli

Wilbur Cross

Wilbur Cross mengartikan lisensi sebagai sebuah kontrak yang menerangkan bahwa satu pihak memastikan satu atau lebih hal dari sebuah operasi atas pihak lain. Operasi itu dapat berupa servis, manufaktur maupun penjualan.

H. Collin

Menurut P. H. Collin, pengertian lisensi yaitu sebuha perjanjian untuk memberikan hak milik atau hak istimewa pada seseorang agar bisa memproduksi atau memanfaatkan sebuah produk.

Betsyann Toffler dan Jane Imber

Lisensi menurut Betsyaan Toffler dan Jane Imber yaitu sebuah kontrak perjanjian antara dua entitas bisnis usaha yang diberikan pada pihak yang memegang lisensi untuk merek, paten dan hak milik lain dalam sebuah pertukaran royalti atau biaya.

Jenis-Jenis Lisensi

Jenis-jenis lisensi yaitu :

Lisensi Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Contoh dari lisensi hak kekayaan intelektual yaitu perangkat lunak atau aplikasi komputer. Pemegang lisensi memberikan izin pada para pengguna (user) untuk menggunakan aplikasi buatannya. Lisensi hak kekayaan interlektual ini secara umum memiliki aturan yang di dalamnya mencakup syarat dan ketentuan wilayah pemakaian, pembaruan dan syarat-syarat lain yang sudah ditentukan oleh pemegang lisensi.

Pengertian Lisensi, Jenis, Manfaat dan Contohnya (Lengkap)
Pengertian Lisensi, Jenis, Manfaat dan Contohnya (Lengkap)

Lisensi Massal

Secara umum lisensi massal ada pada lisensi perangkat lunak komputer di mana lisensi diberikan oleh pemegang lisensi pada individu untuk menggunakan perangkat lunak itu. Secara rinci lisensi umum ditulis daam End User License Agreement (UELA) dalam perangkat lunak tersebut.

Baca Juga:  √ Pengertian DPR, Fungsi, Tugas Dan Hak-Haknya (Terlengkap)

Lisensi Merek Barang atau Jasa

Pemegang lisensi bisa memberikan izin pada individu maupun perusahaan yang tujuannya agar indivisdu atau perusahaan tersebut bisa menjual produk barang atau jasa di bawah pemegang lisensi merek dagang produk.

Berbekal lisensi tiu, penerima lisensi bisa menggunakan merek dagang atau jasa pemegang lisensi tanpa kekhawatiran akan tuntutan hukum sebab sudah mendapat persetujuan dari pemegang lisensi.

Lisensi Hasil Karya Seni dan Karakter

Pemegang lisensi bisa mengizinkan individu maupun perusahaan untuk bisa menyalin dan menjual hak cipta yan di dalamnya terdapat materi seni dan karakter. Contohnya, sebuah perusahaan memproduksi dan memasarkan karakter disney tsum-tsu yang dalam proses produksi dan pemasarannya sudah memperoleh izin pencipta karakter.

Lisensi Bidang Pendidikan

Secara uum, lisensi dalam bidang pendidikan adalah gelar akademis. Sebuah perguruan tinggi atau universitas sebagai pemegang lisensi bisa memberikan gelar pada individu untuk menggunakan gelar akademisnya setelah menempuh pendidikan dalam jangka waktu tertentu di universitas atau perguruan tinggi itu. Bisa juga gelar akademis diberikan pada individu sebagai bentuk penghargaan.

Manfaat Lisensi

Lisensi yang ada di tangan penerima lisensi bisa digunakan untuk memproduksi dan memasarkan produk secara sah dan aman. Hal itu membuat penerima lisensi bisa menjalankan aktivitas usaha dengan lebih lancar terutama jika merek yang digunakan sudah memiliki nama dan reputasi yang baik di kalangan konsumen.

Tentu hal itu berdampak bagus pada pemegang lisensi sebab akan mendapat keuntungan yang lebih. Kemudian, manfaat yang dirasakan oleh pemegang lisensi yakni akan mendapatkan royalti yang nilainya sudah disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat perjanjian.

Contoh Lisensi Pada Era Digital

Lisensi Perangkat Lunak

Lisensi perangkat lunak (software) umunya ada dalam sistem operasi windows yang ditanam dalam mesin komputer. Contohnya seseorang yang baru membeli laptop dengan windows pre-installed, maka lisensinya hanya berlaku pada laptop itu saja dan tidak dapat dipindah ke laptop lain.

Baca Juga:  √ Pengertian Kode Etik dan Tujuan Kode Etik (Bahas Terlengkap)

Salah satu dari sekian jenis lisensi yang digunakan microsoft yakni OEM. Ada juga lisensi retail dan volume.

Freeware

Freeware merupakan perangkat lunak dengan hak cipta gratis untuk dipakai. Seseorang tidak perlu mengeluarkan biaya untuk dapat memakai perangkat lunak dengan lisensi freeware ini. contoh freeware misalnya Dropbox, LibreOffice, Chrome, Avast Free dan lainnya.

Shareware

Shareware bisa dipakai gratis tanpa biaya persis freeware. Tetapi shareware biasanya mempunyai batasan-batasan sebab pemakaian fitur-fiturnya. Agar pemakaian perangakat lunaknya tidak dibatasi caranya yakni membeli lisensi atas versi lengkapnya.

Demikian penjelasan materi Pengertian Lisensi, Jenis, Manfaat dan Contohnya (Lengkap). Semoga penjelasan di atas dapat mudah dipahami dan menjadi pengetahuan baru bagi para pembaca. Terima kasih 🙂