√ 26 Pengertian Peramalan Atau Forecasting Menurut Para Ahli

Posted on

26 Pengertian Peramalan Atau Forecasting Menurut Para Ahli – Peramalan atau disebut juga forecasting ialah sebuah cara menganalisis perhitungan yang dilakukan menggunakn pendekatan kuantitatif atau kualitatif untuk memprediksi peristiwa di masa depan dengan merujuk pada referensi data di masa lampau.

26 Pengertian Peramalan Atau Forecasting Menurut Para Ahli

Tujuan dilakukannya peramalan ialah untuk memprediksi prospek ekonomi dari aktifitas usaha dan pengaruh lingkungan pada prospek itu.

Pengertian Peramalan (Forecasting) Menurut Ahli

Berikut penjelasannya:

Sudjana (1989: 254)

Sudjana menyebutkan bahwa peramalan merupakan proses pengukuran (perkiraan) junlah sesuatu di masa mendatang menurut data di masa lalu yang dianalisa dengan metode ilmiah terutama metode statistika.

Maridakis dkk. (1993: 24)

Maridakin dkk. mengartikan peramalan sebagai dasar dari semua jenis perencanaan di mana hal tersebut sangat dibutuhkan bagi lingkungan yang tidak stabil untuk menjembatani lingkungan dan sistem.

Baca Juga:  √ Fungsi Pasar Modal, Produk, Tujuan, Jenis dan Peranannya

Tita Deitana

Tita Deitana mengungkapkan pengertian peramalan ialah sebuah seni dan ilmu dalam melakukan perkiraan di masa depan.

Danang Sunyoto

Dalam pandangan Danang Sunyoto peramalan merupakan sebuah langkah dalam melakukan penaksiran atau pengukuran dalam kondisi bisnis di masa waktu mendatang. Peramalan penjualan merupakan perkiraan penjualan yang akan terjadi di waktu mendatang dalam kondisi tertentu dan dibuat menurut data-data yang sudah terjadi dan mungkin akan terjadi.

Assauri

Assauri menyatakan bahwa peramalan ialah aktifitas untuk memperkirakan hal-hal yang akan terjadi di masa depan.

Sumayang (2003: 24)

Sumayang (2003: 24) berpendapat bahwa peramalan ialah perhitungan yang objektif dan memakai data-data sebelumnya untuk menentukan suatu hal di waktu mendatang.

Nafarin (2000: 24)

Nafarin memandang peramalan sebagai proses aktifitas memperkirakan produk yang hendak dijual di waktu mendatang dengan kondisi tertentu serta dibuat menurut data yang sudah terjadi atau tidak akan terjadi.

Render dan Heizer (2005: 136)

Render dan Heizer menyatakan bahwa peramalan ialah seni sekaligus ilmu dalam memperkirakan peristiwa yang akan terjadi di masa depan.

Nasution dan Prasetyawan (2008: 29)

Nasution dan Prasetyawan (2008: 29) sepakat mendefinisikan peramalan sebagai suatu proses dalam memperkirakan kebutuhan-kebutuhan di masa depan yang mencakup kebutuhan dalam hal kualitas, kuantitas, lokasi dan waktu yang diperlukan untuk memenuhi permintaan akan barang dan jasa.

Rudy Aryanto (2009)

Rudy Aryanto menjelaskan bahwa peramalan merupakan suatu ilmu dan seni dalam memprediksi kejadian-kejadian di masa mendatang. Peramalan membutuhkan pengambilan data-data historis dan proyek masa depan serta beberapa model matematika.

26 Pengertian Peramalan Atau Forecasting Menurut Para Ahli
26 Pengertian Peramalan Atau Forecasting Menurut Para Ahli

Arman Hakim Nasution (2006)

Peramalan dalam pandangan Arman Hakim Nasution ialah proses dalam memperkirakan kebutuhan-kebutuhan di masa depan yakni kebutuhan yang dilihat dari mutu, jumlah, tempat dan waktu untuk dapat memenuhi permintaan barang dan jasa.

Baca Juga:  √ Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli & Tugasnya

Jay Heizer dan Barry Render (2011: 136)

Jay Heizer dan Barry Render menyatakan bahwa peramalan ialah ilmu dan seni dalam memperkirakan peristiwa masa mendatang yang meliputi pengambilan datahistoris dan memproyeksikannya ke masa depan menggunakan model pendekatan sistematis.

William J. Stevenson (2009: 72)

William J. Stevenson menerangkan bahwa peramalan ialah input dasar dalam proses pengambilan keputusan manajemen operasi dalam memberikan informasi mengenai permintaan di masa depan yang bertujuan menentukan jumlah persediaan atau kapasitas yang dibutuhkan untuk membuat keputusan biaya yang harus disiapkan, peralatan, pemesanan barang dari supplier serta partner dari rantai pasok yang diperlukan untuk membuat perencanaan.

Wignjosoebroto (2003: 337)

Wignjosoebroto menjelaskan bahwa peramalan merupakan sebuah usaha dalam mendapatkan gambaran tentang peristiwa yang akan terjadi di masa depan. Dalam konteks ini, gambaran tentang masa depan itu akan menjadi dasar dalam pembuatan perencanaan.

John E. Beigel (1999)

John E. Beigel mengungkapkan bahwa peramalan ialah aktifitas memprediksi tingkat permintaan barang dan jasa yang diharapkan bagi satu atau beberapa produk dalam waktu tertentu di masa depan.

Buffa S. Elwood (1996)

Buffa S. Elwood berpandangan bahwa peramalan ialan pemakaian metode-metode statistik dalam bentuk gambaran masa mendatang menurut pengelolaan angka-angka historis.

Maridakis (1998)

Maridakis berpendapat bahwa peramalan merupakan bagian integral serta aktifitas pengambilan keputusan manajemen.

Hoffman (1975)

Hoffman mengartikan peramalan penjualan sebagai suatu pendekatan pada pasar yang memposisikan pemasaran dan penjualan sebagai kegiatan proyek yang tersusun atas 6 langkah yakni penelitian pasar, perancangan produk, penjualan, pembuatan produk yang hendak dikirimkan, pengiriman produk serta pelayanan berjalan.

Supranto (2000)

Supranto mengungkapkan  bahwa peramalan merupakan perkiraan atau dugaan akan terjadinya suatu peristiwa di masa depan. Ramalan dapat bersifat kuantitatif (berupa angka dan dinyatakan dalam bilangan) atau bisa juga bersifat kualitatif (tidak berupa angka dan dinyatakan dalam penjelasan).

Baca Juga:  √ Pengertian Risiko Usaha, Jenis, Klasifikasi & Penyebabnya

Murahartawaty (2009: 41)

Peramalan dalam pandangan Murahartawaty ialah pemakaian data-data sebelumnya dari suatu variabel atau sekumpulan variabel dalam mengestimasi nilainya di masa depan.

Lerbin R. Aritonang (2002: 12)

Lerbin R. Aritonang menyatakan bahwa peramalan merupakan aktifitas penerapan model yang sudah dikembangkan di masa yang akan datang.

Ishak (2010: 104)

Ishak menjelaskan bahwa peramalan ialan pemikiran akan sebuah besaran seperti permintaan akan satu atau beberapa produk dalam periode yang akan datang.

Subagyo (2000)

Subagyo mengartikan peramalan sebagai prediksi atas sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan.

Handoko (1999)

Handoko berpandangan bahwa peramalan merupakan sebuah usaha dalam meramalkan kondisi di masa depan melalui pengujian kondisi di masa lalu.

Gaspersz (2005)

Gaspersz menyatakan peramalan sebagai sebuah fungsi bisnis yang berupaya memprediksi pemakaian dan penjualan produk sehingga produk tersebut bisa dibuat dalam jumlah yang tepat.

Taylor (2004)

Taylor menyatakan bahwa peramalan ialah suatu prediksi tentang hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang.

Sekian penjelasan materi 26 Pengertian Peramalan Atau Forecasting Menurut Para Ahli. Semoga materi tersebut bisa menjadi sebuah pengetahuan bagi para pembaca. Terima kasih 🙂