√ Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi

Posted on

Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi– Penanaman modal atau investasi merupakan istilah yang berhubungan dengan akumulasi sebuah bentuk aktiva dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang.

Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi

Definisi instansi menurut teori ekonomi yaitu pembelian produksi dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi dipakai untuk produksi yang akan datang atau barang produksi.

Pembahasan materi kali ini adalah seputar investasi jangka pendek yang meliputi pengertian, tujuan, jenis, contoh, bentuk, karakteristik dan sarana. Mari simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian Investasi Jangka Pendek

Sebagaimana sudah disebutkan di atas bahwa investasi merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut akumulasi sebuah aktiva dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan dan pengertian investasi dalam teori ekonomi yaitu produksi atau pembelian dari modal barang yang tidak untuk konsumsi namun dipakai untuk produksi di masa depan atau barang produksi.

Terdapat dua macam investasi yakni investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Investasi jangka pendek ialah investasi yang bisa segera didanai atau dicairkan dari kelebihan dana yang bersifat sementara yang dimiliki oleh perusahaan yang dimaksud untuk dimiliki selama kurang dari atau sama dengan 12 tahun.

Baca Juga:  √ 30 Pengertian Korupsi Menurut Para Ahli Penjelasan Lengkap

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Melakukan investasi jangka pendek memiliki beberapa tujuan seperti berikut ini.

  1. Membuat kelebihan cash flow sementara waktu menjadi lebih bermanfaat
  2. Mendapatkan tambahan biaya

Jenis dan Contoh Investasi Jangka Pendek

Terdapat beberapa jenis investasi jangka pendek. Berikut ini beberapa jenis investasi jangka pendek yang sudah sangat umum dipakai, di antaranya adalah :

Akun Tabungan Bank

Tabungan bank merupakan jenis investasi jangka pendek yang sangat sederhana dan mudah pencairannya, tetapi kemudahan pencairan tabungan bank memiliki hasil yang kecil atau rendah. Lebih banyak tabungan bank yang tidak mengikuti inflasi sehingga tabungan bank tidak bisa dipakai untuk menyimpan uang dalam kurun waktu yang lama.

Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi
Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi

Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan jenis investasi jangka pendek yang sudah umum dipakai. Pada saat nasabah menanamkan uang berupa sertifikat deposito, nasabah telah menyetujui untuk tidak menarik atau mengambil uang dalam periode waktu tertentu dan akan memperoleh imbalan atau keuntungan yang lebih tinggi.

Periode waktu sertifikat deposito sekitar 3 bulan sampai maksimal 5 tahun. Biasanya sertifikat deposito diasuransikan sehingga investasi ini merupakan investasi jangka pendek yang aman dengan imbalan yang wajar.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang sama dengan investasi tabungan bank. Reksadana pasar uang pun mudah dicarikan namun memiliki keuntungan yang lebih besar. Kelemahan investasi pasar uang yaitu tidak memiliki asuransi sehingga memiliki resiko yang lebih besar.

Surat Utang Jangka Pendek dan Obligasi

Investasi surat utang jangka pendek dan obligasi memiliki syarat yang fleksibel mulai dari 1 bulan hingga 1 tahun. Surat utang jangka pendek diperuntukkan bagi jenis tabungan jangka pendek dengan keuntungan yang amat kecil, sedangkan obligasi menawarkan fleksibilitas lebih namun keamanannya tidak bisa dipastikan.

Baca Juga:  √ Pengertian UKM Menurut Para Ahli Dan Contoh UKM Lengkap

Bentuk Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek dapat dilakukan berupa deposito, sertifikat bank dan surat-surat berharga lainnya seperti efek ekuitas (saham) dan efek utang (obligasi). Berikut ini bentuk investasi jangka pendek beserta penjelasannya.

Efek Bersifat Utang

Efek bersifat utang juga dikenal dengan surat utang, surat berharga komersial atau obligasi tergantung pada tanggal jatuh tempo pembayaran maupun karakteristik lainnya. Pemegang efek bersifat utang memiliki hak khusus atas pembayaran pokok utang serta bunga dan hak-hak lain yang sesuai dengan perjanjian dalam persyaratan penerbitan surat utang misalnya hak mendapatkan informasi tertentu.

Efek bersifat utang umumnya dikeluarkan dengan kurun waktu jatuh tempo yang tetap dan hanya bisa dicairkan pada saat jatuh tempo tiba. Efek bersifat utang bisa disertai dengan jaminan pemegang efek memiliki peringkat yang lebih tinggi daripada pemberi utang tanpa jaminan lain dalam hal jika terjadi pailit.

Efek Bersifat Ekuitas

Efek bersifat ekuitas merupakan saham perusahaan yang bisa berupa saham biasa namun termasuk saham preferen. Pemegang efek bersifat ekuitas merupakan pemegang saham. Berbeda dengan surat utang yang mensyaratkan adanya pembayaran bunga secara rutin pada pemegang efek.

Jika terjadi pailit, maka nilai saham hanya berupa sisa harta perseroan setelah dikurangi dengan pembayaran utang (apabila ada) pada semua kreditur perseroan. Pemegang saham berhak atas keuntungan perusahaan serta peningkatan harga saham.

Karakteristik Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek memiliki karakteristik seperti berikut ini.

  1. Dapat diuangkan atau diperjualbelikan dengan cepat.
  2. Investasi jangka pendek diperuntukkan bagi manajemen kas, berarti bahwa investasi jangka pendek dapat dijual jika ada kebutuhan kas.
  3. Memiliki resiko rendah. Pembelian surat-surat berharga dengan risiko tinggi untuk pemerintah dipengaruhi fluktuasi harga pasar surat berharga tidak termasuk investasi jangka pendek.
Baca Juga:  √ Pengertian Pemberdayaan Masyarakat, Tujuan dan Prinsipnya

Sarana Investasi Jangka Pendek

Sarana yang bisa digunakan untuk berinvestasi jangka pendek antara lain :

Jasa Giro

Jasa giro adalah produk perbankan yang menawarkan bunga palin grendah yaitu berisar antara 3% sampai 4% dan biasanya dipakai oleh perusahaan untuk memudahkan transaksi pembayaran.

Tabungan

Tabungan merupakan layanan perbankan yang sangat umum dan menawarkan bunga lebih tinggi dari jasa giro serta dapat dimabil kapan pun.

Deposito

Deposito memiliki bunga yang lebih besar dibandingkan tabungan namun lamanya penyimpanan dalam waktu tertentu. Apabila diuangkan sebelum jatuh tempo akan dikenakan pinalti atau denda.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang ialah reksadana yang memiliki investasi di pasar uang misalnya SBI, obligasi jangka pendek dan deposito. Umumnya tingkat pengembalian reksadana pasar uang lebih tinggi dibandingkan jasa giro namun lebih kecil dibandingkan deposito, namun bisa diuangkan kapan pun.

Demikian penjelasan materi Pengertian Investasi Jangka Pendek, Tujuan, Jenis, Contoh, Bentuk, Karakteristik & Sarana Investasi. Semoga penjelasan di atas bisa dipahami dengan mudah serta memberikan manfaat bagi para pembaca. Terima kasih 🙂