√ Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan

Posted on

Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan – Di dunia ini banyak sekali jenis makhluk hidup yang sama-sama menempati dan tinggal secara bersama-sama pula.

Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan

Tidak hanya hewan saja tetapi ada tumbuhan dan ada manusia yang menempati planet yang bernama bumi ini. Ketika manusia yang semakin banyak tinggal maka akan menimbulkan banyak juga limbah yang akan di hasilkan perharinya. berikut pengertian limbah:

Pengertian Limbah

Limbah secara umum diartikan sebagai material sisa atau buangan yang dieasa tidak mempunyai nilai yang dihasilkan dari sebuah proses produksi domestik (rumah tangga) ataupun industri.

Limbah juga dapat diartikan sebagai seluruh material sisa atau buangan yang asalnya dari proses teknologi ataupun proses alam dan keberadaannya tidak membawa manfaat bagi lingkungan serta tidak mempunyai nilai ekonomis.

Limbah pada dasarnya bermacam-macam sebagai hasil dari aktivitas manusia di dalam rumah tangga atau industri. Limbah bisa membawa dampak buruk pada kesehatan manusia dan lingkungan.

Pengertian Limbah Menurut Ahli

Beberapa pengertian limbah menurut para ahli :

Susilowarno

Pengertian limbah menurut Susilowarno (2007) yaitu hasil sampingan atau sisa dari aktivitas manusia dalam rangka mencukupi kebutuhan hidupnya.

Karmana

Limbah sebagaimana dikemukakan oleh Karmana (2007) yaitu sampah atau sisa dari proses aktivitas manusia yang bisa menjadi bahan polutan pada suatu lingkungan.

Baca Juga:  √ Pengertian Rawa, Jenis, Contoh dan Manfaat Rawa (Lengkap)

Cahyono Budi Utomo

Limbah menurut Cahyono Budi Utomo yaitu suatu benda atau zat yang muncul sebagai akibat aanya aktivitas manusia yang sudah tidak lagi digunakan dan dibuang.

Hieronymus Budi Santoso

Limbah menurut Hieronymus Budi Santoso yaitu bahan yang terbuang atau dibuang dari kegiatan manusia atau proses-proses alam serta tidak bernilai ekonomis bahkan bisa merugikan manusia.

Deden Abdurahman

Deden Abdurahman menyatakan bahwa limbah merupakan buangan yang timbul dari proses produksi industri atau rumah tangga (domestik) yang keberadaannya bisa menurunkan mutu lingkungan.

Daniel A. Okun dan George Ponghis

Daniel A. Okun dan George Ponghis (1875) mengungkapkan bahwa limbah yaitu seluruh limbah cair rumah tannga meliputi air kotor serta seluruh limbah industri yang di buang melalui sistem saluran limbah cair, terkecuali drainasi permukaan dan air hujan.

Karakteristik Limbah

Limbah mempunyai karakteristik tertentu yang membuatnya berbeda dengan benda-benda lain. Berikut ini beberapa karakteristik limbah :

Limbah Berukuran Mikro

Limbah mempunyai ukuran yang kecil atau partikel-partikel yang masih bisa dilihat mata manusia.

Limbah Bersifat Dinamis

Limbah bersifat dinamis artinya selalu berpindah menurut lingkungan sekitar. Contohnya, limbah yang ada di sungai akan bergerak mengikuti arah aliran air sungai.

Penyebaran Limbah Berdampak Luas

Limbah menimbulkan dampak yang beragam terhadap lingkungan dan manusia. pada saa kontaminasi limbah tergolong berat, maka akan menimbulkan kerusakan-kerusakan bagi lingkungan dan makhluk hidup.

Limbah Berdampak Jangka Panjang

Limbah bisa menyebabkan dampak yang cukup panjang di area yang terkontaminasi dan memerlukan waktu yang lama pula untuk mengembalikan kondisi area tersebut.

Jenis-Jenis Limbah

Limabh dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori yakni limbah menurut wujudnya, menurut sumbernya dan menurut senyawanya. Berikut ini penjelasan mengenai masing-masing jenis limbah.

Limbah Menurut Wujudnya

Limbah menurut wujudnya kemudian dibagi lagi menjadi tiga jenis yaitu limbah padat, cair dan gas.

Limbah Padat

Limbah padat mempunyai bentuk yang padat, bersifat kering dan tidak bisa berpindah sendiri. Contoh limbah padat antara lain potongan kayu, sampah, plastik, logam dan sisa makanan.

Limbah Cair

Limbah cair memiliki wujud cair, bisa larut dalam air serta mampu berpindah dengan sendirinya. Contoh limbah cair antara lain air bekas mencuci kendaraan dan air bekas mencuci piring.

Baca Juga:  √ Pengertian Perubahan Iklim dan Iklim Global, Penyebab & Dampak
Limbah Gas

Limbah gas memiliki wujud gas dan di dalamnya terkandung zat-zat racun (seperti CO2, SO2, HCl dan lain-lain) yang bisa berpindah-pindah. Contoh limbah gas antara lain yaitu asap pabrik, asap pembakaran sampah dan asap kendaraan bermotor.

Limbah Menurut Sumbernya

Limbah menurut sumbernya terbagi menjadi empat jenis yaitu limbah industri, limbah pertanian, limbah pertambangan dan limbah domestik.

Limbah Industri

Limbah industri ialah jenis limbah yang sumbernya berasal dari pembuangan atau sisa aktivitas industri. Contohnya kebocoran gas, sisa pengawet cair dan lumpur-lumpur sisa industri.

Limbah Pertanian

Limbah pertanian ialah jenis limbah yang sumbernya berasal dari aktiitas pertanian. Contohnya pupuk kimia, palstik wadah pupuk kimia dan obat hama kimia.

Limbah Pertambangan

Limbah pertambangan ialah jenis limbah yang sumbernya berasal dari aktivitas pertambangan. Contohnya asap, logam dan batu-batuan.

 Limbah Domestik

Limbah domestik ialah jenis limbah yang sumbernya berasal dari aktiitas rumah tangga, pasar, restoran dan lain-lain. Contohnya sampah kaleng, sisa makanan dan sampah plastik.

Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan
Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan

Limbah Menurut Senyawanya

Jenis limbah menurut senyawanya yaitu limbah organik dan limbah anorganik.

Limbah Organik

Limbah organik ialah jenis limbah yang bisa terurai (mudah membusuk) serta berbaur dengan lingkungan, contohnya kotoran manusia dan kotoran hewan.

Limbah Anorganik

Limbah anorganik ialah jenis limbah yang sulit atau tidak bisa terurai, contohnya potongan baja dan sampah palstik.

Manfaat Limbah

Limbah selalu diidentikkan dengan sisa-sisa hasil kegiatan makhluk hidup yang sudah tidak bisa lagi digunakan dan tidak bermanfaat. Namun, ternyata ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari limbah.

Limbah organik yang berasal dari makhluk hidup bisa dimanfaatkan lagi sebab bisa dengan mudah berbaur dengan lingkungan. Beberapa manfaat dari limbah organik antara lain :

Pembuatan Pupuk Kompos

Pupuk kompos dibuat dari dari limbah organik. pupuk kompos menjadi bukti nyata bahwa limbah rumah tangga bisa dimanfaatkan serta mudah diperoleh. Pupuk kompos bisa dibuat dari buah-buahan dan sayur-sayuran busuk serta sisa-sisa makanan yang mampu menyuburkan tanaman.

Pakan Ternak

Limbah organik juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, misalnya kerbau, sapi, ayam, kambing dan ikan. Limbah organik diolah sehingga menjadi pakan ikan dengan nutrisi yang baik untuk hewan ternak.

Baca Juga:  √ 8 Alat Pernapasan Manusia dan Fungsi Alat Pernapasan Manusia

Kerajinan Tangan

Limbah organik pun dapat dijadikan sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan yang menarik dan mempunyai nilai ekonomis. Contohnya batok kelapa dapat dibuat menjadi cangkir, centong sayur atau centong nasi.

Penanganan Limbah Rumah Tangga

Hal-hal yang wajib diperhatikan dalam mengolah limbah yaitu kandungan bahan pencemar, volume limbah serta frekuensi pembuangan limbah. Berdasarkan hal-hal tersebut, dikenal dua jenis pengelolaan limbah yakni pengelolaan limbah berdasarkan tingkatan perlakuan serta pengelolaan limbah menurut ciri-ciri limbah.

Pengelolaan limbah berdasarkan tingkatan perlakuan yaitu :

  1. Perlakuan pada kawasan pemukiman yang memproduksi limbah dapat ditangani melalui pengembangan layanan sanitasi secara mandiri yang artinya masyarakat wajib menyediakan pembuangan air limbah dan jamban yang memadai. Pembuangan air mandi, cuci, kakus (MCK) harus mempunyai akses air bersih yang memadai serta tersambung ke tempat penanganan air kakus yang benar.
  2. Limbah padat diatasi melalui penyediaan tempat sampah atau semacam tempat mengumpulkan sampah menggunakan gerobak sampah atau truk lalu dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Area yang selalu menghasilkan sampah wajib mempunyai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai usaha mengolah sampah menjadi pupuk kompos atau mengumpulkan bahan-bahan yang dapat didaur ulang.
  3. Memakai sistem drainase lingkungan guna mengatasi limpasan air hujan melalui saluran-saluran drainase yang terhubung ke aliran badan penerima. Saluran air drainase harus mampu menampung air hujan dengan kemiringan cukup serta terbebas dari sampah.
  4. Penyediaan air besih dalam kuantitas dan kualitas yang memadai sebab air merupakan kebutuhan pokok serta keberadaannya menjadi vital dalam aktivitas berbasis sanitasi lingkungan.

Demikian penjelasan materi Pengertian Limbah, Karakteristik, Jenis, Manfaat & Penangan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca serta bisa menerapkan cara-cara pengolahan limbah yang diberikan di atas sehingga limbah-limbah yang ada bisa berkurang keberadaannya. 🙂