√ Sejarah Sumpah Pemuda, Makna dan Isi Teks Sumpah Pemuda

Posted on

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna dan Isi Teks Sumpah Pemuda – Sebagai pemuda bangsa indonesia kita perlu menghargai jasa para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan kita.

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna dan Isi Teks Sumpah Pemuda

Di dalam sejarah bangsa indonesia ada sumpah pemuda yang di lakukan oleh para pemuda yang saling menyatukan pikiran, jiwa dan raga demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa indonesia. Berikut sejarahnya:

Pengertian Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda merupakan sebuah ikrar kedaulatan untuk para pemuda pemudi yang mencakup tiga hal di dalam teksnya di mana setiap poin tersebut adalah sumpah untuk semua pemuda Indonesia dalam Pergerakan Pemuda serta Gerakan Wanita di Indonesia.

Pemuda mempunyai peranan aktif dalam mengusir Belanda dan turut berperan memerdekakan Indonesia. Melalui pergerakannya, para pemuda memakai beragam cara mulai dari munculnya organisasi-organisasi pemuda serta mempersatukan organisasi pemuda tersebut melalui kongres yang digelar (Kongres I dan Kongres II) dengan tujuan menyatukan pemuda-pemuda dalam kongres-kongres tersebut.

Sejarah dan Makna Sumpah Pemuda

Organisasi pemuda di Indonesia yang pertama kali dbentuk bernama Tri Koro Dharmo yang digagas oleh Satiman Wiyosanjoyo pada tahun 1915 di Jakarta. Tri Koro Dharmo atau Tiga Tujuan Utama dan beranggotakan siswa-siswa sekolah menengah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur atau suku Jawa secara umum.

Nama Tri Koro Dharmo lalu mengalami pergantian nama menjadi Jong Java dengan dasar untuk menghapuskan kesan seolah hanya mementingkan pemuda dari suku Jawa saja tanpa mengikutsertakan pemuda dari suku Madura dan Sunda.

Baca Juga:  √ Pengertian Chauvinisme, Sejarah, Dampak & Contoh Chauvinisme

Kelahiran Tri Koro Dharmo menjadi suatu penggerak bagi pemuda di daerah-daerah lain utnuk ikut mendirikan organisasi mengikuti jejak rekan-rekan di Jawa. Setelah itu, dibentuklah organisasi pemuda di daerah lain seperti Sumatranen Bond, jong Minahasa dan Jong Ambon.

Walaupun organisasi-organisasi tersebut masih bersifat kedaerahan, namun pembentukan organisasi-organisasi itu sudah mencerminkan mulai adanya kesadaran yang tinggi dari para pemuda untuk bersatu. Kaum muda tidak mau kalah dengan golongan tua dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Oragnisasi-organisasi tersebut semakin berkembang sehingga mempunyai anggota yang makin bertambah. Beberapa di antaranya mempunyai cabang untuk pemudi dengan nama Putri Indonesia.

Sejarah Sumpah Pemuda, Makna dan Isi Teks Sumpah Pemuda
Sejarah Sumpah Pemuda, Makna dan Isi Teks Sumpah Pemuda

Di masa itu, para pemuda yang tengah belajar di Belanda membentuk Perhimpunan Indonesia pada 1908 dan terbentuk Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) tahun 1926 oleh pemuda di Indonesia. Anggotanya mayoritas pelajar sekolah tinggi di Jakarta dan Bandung. Pergerakan mahasiswa banyak mendapat pengaruh dari perhimpunan Indonesia.

Pembentukan PPPI yang juga bergerak dalam politik bertujuan yang sama perjuangannya dalam memeredekakan Indonesia serta menggaungkan semangat persatuan. Jumlah organisasi yang banyak tersebut disarankan melebur menjadi satu organisasi saja. Namun, terjadi keanehan tahun 1930 di mana PPPI tidak melebur dalam Indonesia Muda.

Para pemuda memulai langkah persatuan pada 1926 dengan menggelar kongres di Jakarta yang dihadiri para wakil anggota organisasi. Meskipun ketika itu belum berhasil membentuk organisasi pemersatu tetapi semangat persatuan sudah sangat menggebu.

Selanjutnya, digelar kongres pemuda ke dua mulai 26 sampai 28 Oktober 1928 dan diupayakan kembali langkah mempersatukan seluruh pemuda Indonesia tetapi masih saja menemui kegagalan. Lalu, pada kongres tersebut wakil pemuda seluruh Indonesia mengucapkan ikrar sebagai bentuk kebulatan tekad yang mengakui isi teks asli Sumpah Pemuda.

Tujuan Sumpah Pemuda

Teks Sumpah Pemuda disusun dan dirumuskan tidak semata tanpa adanya tujuan. Tujuan dari perumusan teks Sumpah Pemuda yaitu :

  1. Untuk membangkitkan semangat serta sikap nasionalisme pemuda pemudi Indonesia serta seluruh masyarakat Indonesia dalam mengusir, melawan serta menentang para penjajah.
  2. Untuk membuatrasa persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia semakin kokoh dan tebal.
  3. Untuk memperluas upaya-upaya serta aktifitas supaya mampu mencapai kemerdekaan Indonesia.
  4. Untuk menghapuskan sifat kedaerahan yang selalu menjadi hambatan bagi rakyat Indonesia untuk bersatu.
  5. Untuk menjalankan cita-cita dalam menghimpun pemuda-pemuda Indonesia.
Baca Juga:  √ Pengertian Imperialisme, Tujuan, Macam, Penyebab dan Akibat

Isi Teks Asli Sumpah Pemuda

Rumusan teks Sumpah Pemuda ditulis oleh Muhammad Yamin di secarik kertas yang diberikan pada Soegondo tepat saat Mr. Sunario tengah meyampaikan pidatonya di sesi terakhir kongres dan M. Yamin berbisi pada Soegondo “saya memiliki sebuah formula yang lebih lebih elegan dalam keputusan kongres ini”.

Soegondo lalu membubuhkan parafnya pada kertas yang diberikan tersebut dan diteruskan pada hadirin lain yang juga ikut memberikan persetujuan akan apa yang ditulis dalam kertas itu. Sumpah tersebut mulanya dibacakan oleh Soegondo lalu dijabarkan secara penjang lebar oleh M. Yamin.

Isi teks asli dari Sumpah Pemuda sebagaimana diikrarkan dalam Kongres Pemuda II yaitu :

  1. Isi teks asli Sumpah Pemuda yang pertama berbunyi “kami poetera dan poeteri Indonesia mengakoe bertoempah darah jang satoe tanah Indonesia”.
  2. Isi teks asli Sumpah Pemuda yang ke dua berbunyi “kami poetera dan poeteri Indonesia mengakoe bangsa yang satoe bangsa Indonesia”.
  3. Isi teks asli Sumpah Pemuda yang ke tiga berbunyi “kami poetera dan poeteri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persaoean bahasa Indonesia”.

Tokoh-Tokoh Sumpah Pemuda

Pada 28 Oktober 1928 atau 91 tahun yang lalu pemuda pemudi Indonesia menyatakan bahwa bangsa, tanah air dan bahasa yang satu ialah Indonesia. Ada banyak tokoh penting dari golongan pemuda yang terlibat di dalam pergerakan tersebut. Tokoh-tokoh tersebut di antaranya :

  1. Mr. Soenario Sastrowardoyo merupakan penasehat panitia dalam perumusan Sumpah Pemuda sekaligus menjadi pembicara.
  2. Leimena menrupakan anggota panitia Kongres Pemuda II. Leimena adalah mahasiswa aktivis serta ketua Jong Ambon.
  3. Soegondo Djojopoespito merupakan pemimpin berlangsungnya Kongres Pemuda II di Jakarta yang menghasilkan janji Sumpah Pemuda.
  4. Djoko Marsaid merupakan aktivis sekaligus ketua Jong Java yang dalam Kongres Pemuda II merupakan wakil ketua kongres.
  5. Yamin dikenal sebagai penyair puisi aliran modern di Indonesia serta yang mengajukan agar bahasa Indonesia dijadikan bahasa persatuan melalui Kongres Pemuda II.
  6. Amir Syarifuddin Harahap wakil ketua Jong Batak Bond juga aktivis anti Jepang yang pernah mendapat ancaman hukuman mati. Beliau memberikan gagasan-gagasan ketika teks Sumpah Pemuda dirumuskan.
  7. R. Supratman terkenal sebagai pengarang, wartawan serta pencipta lagu Indonesia Raya. Supratman dalam penutupan Kongres Pemuda II memainkan lagu instrumental Indonesia Raya menggunakan biola tanpa teks.
  8. Mangoensarkoro yang ketika Kongres I dan Kongres II digelar banyak berbicara mengenai pendidikan bagi rakyat Indonesia. Beliau memiliki ketertarikan kuat pada bidang pendidikan sehingga dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada 1949 sampai 1950.
Baca Juga:  √ Akibat Perang Dunia II Dan Dampak Perang Dunia II (Lengkap)

Demikian penjelasan materi Sejarah Sumpah Pemuda, Makna dan Isi Teks Sumpah Pemuda. Semoga penjelasan di atas bisa dimengerti dengan mudah serta membuat para pembaca bisa lebih memahami makna Sumpah Pemuda secara lebih mendalam. Terima kasih 🙂